Sidak BBM Mimika Bongkar Modus Curang.

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 16 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Sidak BBM Mimika Bongkar Modus Curang.

Sidak BBM Mimika Bongkar Modus Curang.

Timika Kabarsulselindonesia.web.id – Praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi di Kabupaten Mimika kembali menjadi sorotan. Selama tiga hari, sejak 14 hingga 16 Juli 2026, Tim Pengawasan BBM Bersubsidi Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU dan menemukan berbagai modus yang diduga digunakan untuk memperoleh BBM subsidi secara tidak semestinya.

Sidak terpadu yang melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kepolisian, Samsat, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait menyasar SPBU Kilometer 8, SPBU Nawaripi, SPBU Hasanuddin, dan SPBU SP2.

Hasil pengawasan menunjukkan masih adanya kendaraan yang melakukan pengisian BBM bersubsidi berulang kali dalam waktu singkat. Tim juga menemukan kendaraan dengan tangki yang telah dimodifikasi sehingga mampu menampung BBM jauh di atas kapasitas standar.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Perdagangan Luar Negeri Disperindag Kabupaten Mimika, Lamberth Nunaki, menegaskan bahwa praktik tersebut bukan sekadar pelanggaran administrasi, tetapi telah mengurangi hak masyarakat yang berhak menikmati subsidi pemerintah.

  "Masih ditemukan kendaraan yang berulang kali mengisi BBM bersubsidi dalam waktu singkat serta kendaraan yang tangkinya telah dimodifikasi untuk menampung bahan bakar dalam jumlah lebih besar. Praktik seperti ini sangat merugikan masyarakat karena mengurangi hak warga lain yang benar-benar membutuhkan BBM bersubsidi," tegas Lamberth.

Menurutnya, seluruh temuan telah didokumentasikan sebagai bahan evaluasi dan akan ditindaklanjuti bersama aparat penegak hukum serta instansi terkait. Pemerintah juga meminta pengelola SPBU memperketat pengawasan terhadap operator agar tidak memberikan ruang bagi praktik penyalahgunaan.

Lamberth mengakui sidak mendadak sempat menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian masyarakat. Namun, langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga agar distribusi BBM bersubsidi tidak dikuasai oleh oknum yang mencari keuntungan pribadi.

  "Kami memohon maaf apabila ada masyarakat yang merasa kurang nyaman. Pengawasan ini dilakukan semata-mata untuk memastikan BBM bersubsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak," ujarnya.

Disperindag mengimbau masyarakat agar tidak memodifikasi tangki kendaraan, tidak melakukan pengisian berulang secara melawan ketentuan, serta membeli BBM hanya di SPBU resmi.

Pemerintah Kabupaten Mimika memastikan pengawasan distribusi BBM bersubsidi tidak berhenti pada sidak kali ini. Operasi serupa akan terus digelar secara berkala untuk mempersempit ruang gerak pelaku penyalahgunaan, mencegah penimbunan, dan memastikan subsidi energi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.

Penulis: Gunawan F

Editor: Bruce Elang