Lima Putra Terbaik Fakfak Berebut Kursi Sekda, Bupati Samaun : Semua Punya Peluang yang Sama

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 25 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Lima Putra Terbaik Fakfak Berebut Kursi Sekda, Bupati Samaun : Semua Punya Peluang yang Sama

Seleksi terbuka Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak memasuki babak krusial. Dari enam pendaftar, lima kandidat dinyatakan lolos seleksi administrasi dan bersiap mengikuti tahapan lanjutan menuju tiga besar.
 

 

Fakfak, KabarsulselIndonesia.web.id | Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Fakfak Tahun 2026 memasuki fase yang semakin menarik. Dari enam kandidat yang mendaftar hingga batas akhir pendaftaran pada 23 Juni lalu, sebanyak lima peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi berdasarkan hasil yang dirilis Panitia Seleksi melalui BKPSDM Kabupaten Fakfak.

Kelima nama yang berhasil melangkah ke tahap berikutnya adalah:

1. Abdul Razak Ibrahim Rengen, S.H., M.Si. (170 poin)
2. Suprijono, S.Sos., M.M. (166 poin)
3. Muhasim Namudat, S.E., M.Si. (158 poin)
4. Arif Husain Rumagesan, S.Sos., M.A.P. (150 poin)
5. dr. Maulana Karjadi Patiran, M.M.Kes. (140 poin)

Tahapan selanjutnya dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, termasuk proses seleksi lanjutan yang kemungkinan akan dilaksanakan di Jatinangor, Jawa Barat.

Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP menegaskan bahwa proses yang sedang berjalan merupakan hasil kerja independen panitia seleksi dan tim yang telah dibentuk sesuai ketentuan.

“Dari enam kandidat yang mendaftar, setelah seleksi administrasi tersisa lima yang lolos. Mereka akan mengikuti tahapan berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Samaun kepada awak media usai melepas Tim Pesparani Kabupaten Fakfak, Kamis (25/6).

Menurutnya, dirinya bersama Wakil Bupati tidak ikut campur dalam proses penilaian yang dilakukan panitia seleksi. Seluruh tahapan dijalankan secara profesional dan terbuka guna menghasilkan figur terbaik yang nantinya akan menduduki jabatan tertinggi di birokrasi Kabupaten Fakfak.

“Ini adalah hasil kerja tim dan panitia seleksi. Saya dengan Bapak Wakil tidak masuk dalam proses tersebut. Nanti dari lima nama ini akan mengerucut menjadi tiga besar, dan dari situ akan dilihat lagi sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya.

Yang menarik, kata Samaun, seluruh kandidat yang berhasil lolos merupakan putra-putra terbaik Fakfak. Ia mengaku sempat memperkirakan akan ada peserta dari luar daerah yang ikut berkompetisi, namun kenyataannya seluruh kandidat berasal dari daerah yang sama dan telah lama berkiprah dalam pemerintahan maupun pelayanan publik di Fakfak.

“Awalnya saya pikir mungkin ada yang mendaftar dari luar. Ternyata semuanya anak-anak Fakfak. Ini menunjukkan bahwa daerah kita memiliki sumber daya manusia yang siap bersaing dan siap memimpin birokrasi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan optimisme pemerintah daerah terhadap kualitas aparatur sipil negara yang dimiliki Kabupaten Fakfak. Seleksi Sekda kali ini tidak sekadar memilih pejabat administratif, tetapi juga mencari sosok yang mampu menjadi motor penggerak reformasi birokrasi, penguatan pelayanan publik, serta percepatan pembangunan daerah.

Dengan komposisi kandidat yang berasal dari berbagai latar belakang pengalaman pemerintahan, manajemen publik, hingga sektor kesehatan, persaingan diperkirakan akan berlangsung ketat. Namun Bupati Samaun menegaskan bahwa seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk membuktikan kapasitas dan kompetensinya.

“Semua yang masuk ini adalah putra daerah yang memiliki kemampuan. Mereka datang dengan pengalaman dan rekam jejak masing-masing. Jadi semua punya peluang yang sama. Kita tunggu siapa yang nantinya tampil sebagai yang terbaik,” katanya.

Seleksi Sekda Kabupaten Fakfak kini menjadi perhatian publik karena posisi tersebut memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kepala daerah dan seluruh perangkat birokrasi. Di tengah berbagai agenda pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah daerah, kehadiran Sekda yang profesional, berintegritas, dan visioner menjadi kebutuhan penting untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif.

Kini, lima kandidat terbaik telah berada di garis awal babak penentuan. Dari sana akan lahir tiga nama terbaik, sebelum akhirnya satu sosok dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak. Sebuah proses yang bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang harapan besar masyarakat terhadap masa depan birokrasi yang semakin kuat, modern, dan melayani.

 

Writter & Editor : Den