Perempuan Bangsa Mimika Dibentuk, Yustina Kwalik Terpilih Aklamasi

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 12 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Perempuan Bangsa Mimika Dibentuk, Yustina Kwalik Terpilih Aklamasi

Perempuan Bangsa Mimika Dibentuk, Yustina Kwalik Terpilih Aklamasi

TIMIKA, PAPUA TENGAH Kabarsulselindonesia.web.id — Gerakan perempuan di Kabupaten Mimika memasuki babak baru. Pengurus Cabang Perempuan Bangsa Kabupaten Mimika mulai dibentuk untuk periode 2026–2031, dengan Yustina Kwalik terpilih secara aklamasi sebagai Ketua sekaligus Pimpinan Formatur.

Pembentukan organisasi tersebut berlangsung melalui rapat konsolidasi dan silaturahmi di Sekretariat DPC PKB Kabupaten Mimika, Jalan Poros Charitas SP 2, Timika, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan dihadiri Ketua Umum Pengurus Wilayah Perempuan Bangsa Papua Tengah Yuliana Amisim, SE, Sekretaris Umum Windy Kalbi, SE, Bendahara Umum Hj. Munira, serta jajaran DPC PKB Mimika, termasuk Ketua Dewan Tanfidz Hj. Peggi Patrisia Pattipi dan Sekretaris DPC PKB Mimika Syarif Lacoro, S.Kom.

YUSTINA KWALIK DIBERI MANDAT

Terpilihnya Yustina secara aklamasi menjadi titik penting dalam pembentukan Perempuan Bangsa Mimika. Sebagai pimpinan formatur, ia mendapat mandat menyusun struktur kepengurusan periode 2026–2031.

Organisasi ini diharapkan tidak berhenti pada pembentukan struktur, tetapi mampu menjadi wadah perjuangan dan pemberdayaan perempuan di Mimika.

Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Mimika, Hj. Peggi Patrisia Pattipi, menegaskan perempuan harus mengambil posisi sebagai pelaku pembangunan, bukan sekadar penonton.

 “Perempuan Bangsa Kabupaten Mimika akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran strategis perempuan sebagai pilar utama penggerak kemajuan.”»

Menurutnya, perhatian organisasi harus menyentuh berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, sosial, UMKM, keterampilan, teknologi digital hingga peningkatan partisipasi perempuan dalam pembangunan dan politik.

DELAPAN KABUPATEN JADI TARGET

Ketua Umum Pengurus Wilayah Perempuan Bangsa Papua Tengah, Yuliana Amisim, menyambut positif terbentuknya kepengurusan awal di Mimika.

Ia menargetkan konsolidasi Perempuan Bangsa dapat segera berkembang ke delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah, sehingga terbentuk jaringan perempuan yang lebih kuat dan terorganisasi.

 “Kita bersama-sama mengemban amanah ini dengan penuh dedikasi dan menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi perempuan-perempuan Papua masa kini serta masyarakat secara luas.”»

Yuliana menekankan Perempuan Bangsa harus menjadi ruang perjuangan bersama untuk mendorong perempuan Papua dan perempuan Indonesia agar semakin mandiri, kreatif, bermartabat dan memiliki daya saing.

TANTANGANNYA: BUKAN SEKADAR STRUKTUR

Pembentukan Perempuan Bangsa Mimika membawa harapan besar, tetapi sekaligus menghadirkan tantangan.

Ukuran keberhasilan organisasi nantinya bukan sekadar banyaknya nama dalam struktur kepengurusan, melainkan seberapa nyata manfaat yang dirasakan perempuan dan masyarakat.

Program pemberdayaan ekonomi, pengembangan UMKM, pendidikan, perlindungan perempuan dan anak, peningkatan keterampilan, digitalisasi usaha serta penguatan kapasitas perempuan harus menjadi kerja nyata.

Perempuan Papua membutuhkan lebih dari sekadar ruang untuk berbicara. Mereka membutuhkan akses, kesempatan, pendampingan dan keberanian untuk mengambil keputusan.

Dari Mimika, gerakan itu mulai dibangun.

Perempuan Bangsa Mimika — bergerak bersama, berdaya bersama.

Penulis: MR

Editor: Bruce Elang