"Lasqi Nusantara Fest 2026 Resmi Ditutup — Abas Rumadan: Silaturahmi Dan Ekonomi Warga Tetap Dijaga, Hadiah Naik Tahun Depan"

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 30 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.weh.id. Rangkaian kegiatan Lasqi Nusantara Fest 2026 tingkat Kota Ambon resmi ditutup pada Minggu (30/8/2026) malam di Gedung Islamic Center Waehaong. Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut HUT Kota Ambon ke-451 ini berjalan lancar, penuh semangat kebersamaan, dan membawa dampak positif baik secara sosial maupun ekonomi bagi warga Kota Ambon.

Acara penutupan dihadiri oleh:

-Wali Kota & Wakil Wali Kota Ambon

-Ketua DPW Lasqi Nusantara Jaya Provinsi Maluku

-Ketua DPRD Kota Ambon, Anggota DPRD Kota Ambon

-Sekretaris Kota Ambon

-Kapolresta Pulau Ambon & Pulau-Pulau Lease

-Perwakilan Bank Indonesia, OJK Maluku, Bank Maluku-Maluku Utara, PT PLN?

-Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah

-Camat dan Lurah se-Kota Ambon

-Serta seluruh jajaran pengurus dan peserta festival.

Ketua DPD Lasqi Nusantara Jaya Kota Ambon, Abas Rumadan, dalam sambutannya mengawali dengan puji syukur kepada Allah SWT atas kelancaran seluruh rangkaian festival selama tiga hari tersebut.

"Alhamdulillah, pelaksanaan Lasqi Nusantara Fest Kota Ambon berjalan lancar. Penutupan ini kami awali dengan Sholawat Lasqi Bersholawat bersama Majelis Taklim Hatrur Alansyor, mendoakan agar Ambon tetap aman, damai, maju, dan para pemimpin Kota Ambon senantiasa diberkati Allah SWT."

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada Pemerintah Kota Ambon, DPRD Kota Ambon, serta seluruh mitra pendukung — OJK Maluku, Bank Indonesia, Bank Maluku-Maluku Utara, dan PT PLN — atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan. Apresiasi juga disampaikan kepada dewan juri, panitia, serta Anggota DPRD Provinsi Maluku Nita Bin Umar yang telah bekerja keras mensukseskan kegiatan ini.

Salah satu capaian membanggakan dari festival ini adalah dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh pelaku UMKM. Sesuai arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon bahwa setiap kegiatan Lasqi wajib melibatkan UMKM, selama tiga hari festival tercatat perputaran uang di kalangan UMKM mendekati Rp100 juta.

"Ini bukti bahwa kegiatan budaya dan keagamaan juga bisa menjadi penggerak ekonomi rakyat. Di tengah situasi efisiensi, perputaran uang di masyarakat tetap berjalan dan stabil. Komitmen ke depan: kolaborasi terus diperkuat dengan berbagai inovasi agar Lasqi tidak berhenti di 2026 saja," tegas Rumadan.

Rumadan juga memuji semangat luar biasa dari tim qasidah ria ibu-ibu pengajian yang tampil hingga pukul 01.00 dini hari namun tetap bersemangat. Hal ini menjadi dorongan bagi Lasqi untuk terus mengembangkan seni qasidah di Kota Ambon.

"Komitmen kami: tahun depan total hadiah qasidah yang saat ini Rp20 juta akan kami naikkan menjadi Rp30 juta, dan ditargetkan mencapai Rp50 juta pada tahun 2030. Kalau belum mendapat juara, jangan berkecil hati — orang yang berhasil adalah orang yang berjiwa besar."

Kepada para pemenang lomba, khususnya kategori Pop Religi yang akan melaju hingga tingkat nasional bahkan internasional, Rumadan berpesan agar tidak berpuas diri.

"Juara 1 tingkat Kota Ambon bukan titik akhir. Sebentar lagi kalian akan berhadapan dengan peserta dari seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku. Latihlah lebih maksimal, persiapkan diri dengan baik. Bagi yang belum menang, tetap semangat — tahun depan kesempatan masih terbuka lebar."

"Semoga Lasqi Nusantara Jaya terus menjalin silaturahmi dengan seluruh masyarakat Kota Ambon, terus berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan, dan bersama-sama memajukan seni, budaya, serta ekonomi warga. Mari kita jaga kebersamaan ini demi Ambon yang lebih baik," pungkas Rumadan.

(M.N)