Pastikan Ketersediaan Air dan Keamanan Operasional, Pertamina Wayame Perkuat Sinergi dengan PDAM Tirta Yapono

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 04 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Pastikan Ketersediaan Air dan Keamanan Operasional, Pertamina Wayame Perkuat Sinergi dengan PDAM Tirta Yapono

Ambon,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Bagi PT Pertamina Integrated Terminal Wayame, pasokan air bersih bukan sekadar kebutuhan pendukung operasional, melainkan aspek krusial yang juga berkaitan langsung dengan sistem keselamatan dan mitigasi risiko. Untuk memastikan hal ini tetap terjamin, perusahaan energi tersebut kembali memperkuat kerja sama strategis dengan Perumda Tirta Yapono.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Integrated Terminal Manager Pertamina Wayame, Novi Prasetyo, usai menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama yang melibatkan juga Citraland Ambon, di Balai Kota Ambon pada Senin (4/5/2026)

Menurut Novi, hubungan kolaboratif ini bukanlah hal baru, melainkan sudah menjadi agenda rutin yang diperbarui setiap tahunnya guna menjamin kepastian layanan.

“Kerja sama penggunaan air ini memang sudah berlangsung lama, dan setiap tahun kami selalu memperbarui kontraknya. Ini menjadi bagian penting dari sistem pendukung kerja kami,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pasokan air yang disalurkan tidak hanya dimanfaatkan untuk keperluan administrasi dan fasilitas umum di kawasan terminal. Lebih dari itu, ketersediaan air dalam jumlah cukup dan tekanan yang stabil menjadi syarat mutlak untuk menjaga sistem pengamanan, terutama dalam mengantisipasi kondisi darurat seperti kebakaran.

“Kami sangat bergantung pada suplai dari PDAM ini. Selain untuk kebutuhan sehari-hari, air ini juga menjadi elemen utama dalam sistem proteksi kebakaran. Jadi jika pasokannya terganggu, maka standar keamanan operasional kami juga akan terdampak,” tegasnya.

Dengan diperkuatnya kerja sama ini, Pertamina Wayame memastikan seluruh aspek operasional dan keselamatan dapat berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Sinergi antara Badan Usaha Milik Daerah dan Badan Usaha Milik Negara ini diharapkan dapat terus berlanjut, sekaligus menjadi contoh bagaimana kolaborasi lintas sektor mampu mendukung keberlangsungan industri strategis dan penyediaan layanan dasar di Kota Ambon.

(M.N)