Hari Lahir Pancasila: BI Ingatkan Makna Mendalam Garuda di Uang Rupiah, Lebih dari Sekadar Nilai Nominal

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 01 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Hari Lahir Pancasila: BI Ingatkan Makna Mendalam Garuda di Uang Rupiah, Lebih dari Sekadar Nilai Nominal

Kabarsulsel-Indonesia.web.id.  JAKARTA – Bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, Bank Indonesia kembali mengajak seluruh masyarakat untuk menengok sejarah dan makna filosofis di balik kehadiran lambang negara Garuda Pancasila yang menghiasi setiap lembar uang Rupiah yang kita gunakan sehari-hari. Lebih dari sekadar elemen desain atau tanda pengaman, keberadaan sosok gagah tersebut mengandung pesan mendalam tentang kedaulatan dan jati diri bangsa.

Menilik sejarahnya, penyematan lambang Garuda Pancasila pada uang Rupiah pertama kali dilakukan Bank Indonesia pada tahun 1958. Saat itu, gambar burung Garuda disematkan sebagai tanda pengaman berupa watermark atau tanda air. Seiring berjalannya waktu, tepatnya sejak tahun 1968 hingga kini, sosok Garuda tidak lagi hanya berfungsi sebagai fitur keamanan, melainkan hadir secara utuh menghiasi seluruh seri dan pecahan uang, baik kertas maupun logam, menjadi ciri khas mutlak mata uang Republik Indonesia.

Bagi Bank Indonesia, penempatan lambang negara ini bukan tanpa alasan. Ada ikatan erat makna antara Rupiah dan Pancasila: Rupiah adalah simbol kedaulatan negara, kekuatan ekonomi, dan darah kehidupan perekonomian bangsa. Sementara itu, Garuda Pancasila adalah identitas negara yang memuat dasar ideologi serta nilai-nilai luhur pemersatu seluruh rakyat.

Penyatuan keduanya mengandung arti bahwa setiap aktivitas ekonomi, transaksi, dan interaksi sosial yang ditopang Rupiah senantiasa berjalan di bawah naungan dan semangat nilai-nilai Pancasila. Artinya, setiap kali kita menggenggam, menggunakan, atau menjaga nilai Rupiah, sesungguhnya kita sedang menggenggam, menghormati, dan menjaga identitas, persatuan, serta harga diri bangsa Indonesia.

“Jangan hanya melihat uang dari angka nominalnya saja. Ada nilai sejarah dan kebanggaan yang tertanam di dalamnya,” demikian pesan yang disampaikan BI dalam momentum peringatan ini.

Masyarakat diajak memahami makna mendasar ini sebagai langkah penting untuk terus menghargai, merawat, dan menjaga Rupiah sebagai kebanggaan bersama. Harapannya, semangat dan nilai luhur Pancasila senantiasa terpatri dalam setiap langkah kehidupan berbangsa, beriringan dengan Rupiah yang kita cintai.

Selamat Hari Lahir Pancasila.

(M.N)