BBM Naik,Listrik Amburadul, GMNI Malra Tagih Keseriusan PLN Atas Derita Warga Kei Besar.

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 12 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

BBM Naik,Listrik Amburadul, GMNI Malra Tagih Keseriusan PLN Atas Derita Warga Kei Besar.

BBM Naik,Listrik Amburadul, GMNI Malra Tagih Keseriusan PLN Atas Derita Warga Kei Besar.

Langgur Kabarsulselindonesia.web.id – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dibarengi dengan kelangkaan pasokan kini semakin memperberat kehidupan masyarakat di wilayah Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara. Di tengah kondisi tersebut, warga justru masih harus menghadapi persoalan klasik yang tak kunjung terselesaikan, yakni pemadaman listrik yang terus berulang.

Situasi ini mendapat sorotan keras dari Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Maluku Tenggara. Organisasi mahasiswa tersebut menilai, masyarakat Kei Besar saat ini tengah menghadapi beban berlapis akibat mahalnya BBM dan buruknya pelayanan listrik yang memaksa warga mencari bahan bakar tambahan untuk menghidupkan genset sebagai sumber penerangan.

Menurut GMNI Malra, persoalan tersebut tidak bisa lagi dianggap sebagai hal biasa. Sebab, selain harga BBM yang terus meningkat, masyarakat juga harus berjibaku dengan kelangkaan bahan bakar yang kerap terjadi di wilayah Kei Besar.13/06/2026

"Rakyat dipaksa menanggung dua penderitaan sekaligus. BBM mahal dan sulit didapat, sementara listrik masih sering padam. Kondisi ini sangat menyengsarakan masyarakat yang selama ini hanya menginginkan pelayanan dasar yang layak," tegas GMNI Malra.

Tidak hanya berdampak pada aktivitas ekonomi dan kebutuhan rumah tangga, pemadaman listrik yang terus terjadi juga mengganggu antusiasme masyarakat dalam menikmati euforia Piala Dunia 2026 yang menjadi salah satu hiburan bagi warga.

Sebagai organisasi perjuangan yang lahir dari rahim rakyat, GMNI Malra menegaskan tidak akan tinggal diam melihat berbagai keluhan masyarakat yang terus berulang tanpa penyelesaian yang jelas.

GMNI Malra mendesak PT PLN (Persero) Maluku Tenggara agar tidak menutup mata terhadap penderitaan masyarakat Kei Besar dan segera mengambil langkah nyata untuk mengakhiri krisis pemadaman yang terus menghantui warga.

"Sudah terlalu lama masyarakat Kei Besar hidup dalam ketidakpastian. PLN harus hadir dengan solusi, bukan sekadar membiarkan keluhan masyarakat terus berulang. Jangan sampai rakyat terus menjadi korban akibat buruknya pelayanan listrik," tegas GMNI.

GMNI Malra berharap adanya tindakan cepat dan serius dari PLN Maluku Tenggara agar masyarakat Kei Besar dapat memperoleh haknya atas pelayanan listrik yang stabil dan berkualitas.

Editor Bruce Elang