Mana Realisasi Janji OTDA? Yohanis Wantik Kritik Keras Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong"

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 25 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Mana Realisasi Janji OTDA? Yohanis Wantik Kritik Keras Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong

"Mana Realisasi Janji OTDA? Yohanis Wantik Kritik Keras Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong"

Timika Kabarsulselindonesia.web.id – Pernyataan Bupati Mimika Johannes Rettob pada peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) yang menegaskan bahwa APBD Mimika akan diprioritaskan untuk kebutuhan masyarakat umum, khususnya dua suku asli Amungme dan Kamoro, kini dipertanyakan.

Mantan Anggota DPRD Kabupaten Mimika, Yohanis Wantik, melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong. Menurutnya, masyarakat tidak lagi membutuhkan pidato dan janji politik, melainkan bukti nyata melalui kebijakan dan penggunaan APBD yang benar-benar berpihak kepada rakyat.25/06/2026

"Janji di atas mimbar harus dibuktikan di lapangan. Jika APBD memang diprioritaskan untuk masyarakat Amungme dan Kamoro, maka hasilnya harus bisa dirasakan, bukan hanya menjadi slogan setiap kali ada acara seremonial," tegas Wantik.

Ia menilai masyarakat berhak mengetahui sejauh mana komitmen pemerintah daerah diwujudkan dalam program pembangunan, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga penyediaan lapangan kerja bagi Orang Asli Papua (OAP), khususnya dua suku pemilik hak ulayat.

Wantik juga mengingatkan bahwa APBD merupakan uang rakyat yang harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Menurutnya, pemerintah harus mampu menunjukkan prioritas anggaran melalui program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, bukan sekadar janji politik.

"Kritik ini bukan untuk menjatuhkan pemerintah, tetapi sebagai bentuk kontrol agar janji kepada rakyat tidak berhenti menjadi retorika. Masyarakat akan menilai sendiri apakah pemerintah bekerja sesuai komitmen atau tidak," ujarnya.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Mimika segera membuka kepada publik program-program prioritas yang secara nyata ditujukan bagi masyarakat Amungme dan Kamoro, sehingga komitmen yang pernah disampaikan pada Hari Otonomi Daerah dapat diukur dan dievaluasi secara terbuka.

Editor: Bruce Elang