Bupati Maluku Tenggara Jemput Bola ke Senayan, Inpres Jalan Daerah 2026–2027 Mulai Diperjuangkan

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 21 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Bupati Maluku Tenggara Jemput Bola ke Senayan, Inpres Jalan Daerah 2026–2027 Mulai Diperjuangkan

Bupati Maluku Tenggara Jemput Bola ke Senayan, Inpres Jalan Daerah 2026–2027 Mulai Diperjuangkan

Maluku Tenggara, Kabarsulselindonesia.web.id – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara bergerak cepat memperjuangkan percepatan pembangunan infrastruktur jalan. Tidak sekadar menunggu kebijakan pusat, Bupati Maluku Tenggara memilih turun langsung melakukan koordinasi strategis ke tingkat nasional demi memastikan aspirasi masyarakat daerah tidak berhenti di meja proposal.21/05/2026

Langkah itu ditunjukkan melalui pertemuan penting bersama Saadiah Uluputty dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, David Samosir, dalam rangka memperjuangkan usulan program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2026–2027.

Pertemuan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara serius memburu dukungan pusat demi mempercepat pembangunan ruas-ruas jalan strategis yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Bupati menilai pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik semata, melainkan urat nadi penggerak ekonomi daerah. Jalan yang baik diyakini mampu membuka keterisolasian wilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, meningkatkan pelayanan publik, hingga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan investasi daerah.

“Pemerintah daerah tidak boleh hanya menunggu. Aspirasi masyarakat harus diperjuangkan secara langsung agar pembangunan bisa dipercepat,” menjadi semangat utama dalam agenda koordinasi tersebut.

Program Inpres Jalan Daerah sendiri saat ini menjadi salah satu program strategis nasional yang diprioritaskan pemerintah pusat untuk mempercepat konektivitas antarwilayah di berbagai daerah Indonesia.

Kehadiran Anggota Komisi V DPR RI dalam pembahasan tersebut dinilai sangat penting karena komisi itu membidangi sektor infrastruktur, transportasi, dan pembangunan kawasan. Dukungan politik di tingkat pusat diyakini menjadi faktor penentu agar usulan daerah dapat masuk dalam daftar prioritas nasional.

Sementara itu, koordinasi teknis bersama BPJN Maluku dilakukan guna memastikan seluruh usulan yang diajukan memenuhi syarat perencanaan, kesiapan administrasi, serta sinkronisasi dengan agenda pembangunan nasional.

Jika perjuangan tersebut berhasil, masyarakat di Maluku Tenggara diperkirakan akan mulai menikmati peningkatan kualitas infrastruktur jalan pada periode 2026–2027. Dampaknya diyakini akan terasa langsung terhadap mobilitas warga, aktivitas ekonomi masyarakat, hingga pengembangan kawasan strategis daerah.

Langkah jemput bola yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara ini pun mendapat perhatian positif sebagai bentuk keseriusan daerah dalam memperjuangkan pembangunan, bukan sekadar menunggu realisasi dari pusat.

Editor : Bruce Elang