Bupati Samaun Dahlan Buka Latsar CPNS 2026: “ASN Fakfak Harus Berintegritas dan Siap Jadi Agen Perubahan”
Fakfak, Kabarsulsel-Indonesia.web.id | Suasana Aula Politeknik Negeri Fakfak, Senin pagi, 27 April 2026, terasa khidmat. Di ruangan itu, barisan kursi tertata rapi, bendera Merah Putih berdiri tegak di sudut panggung, dan wajah-wajah penuh harap para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menatap ke depan. Di sinilah Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Kabupaten Fakfak Tahun 2026 resmi dibuka.
Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Forkopimda, para asisten Setda, staf ahli dan staf khusus bupati, pimpinan OPD, penyelenggara pelatihan, widyaiswara, instruktur, serta para peserta Latsar yang akan menjalani proses pembentukan sebagai aparatur negara.
Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan dasar bukan sekadar tahapan administratif menuju status penuh sebagai aparatur sipil negara.
“Ini adalah fondasi,” ujarnya, dengan nada tegas. “Di sinilah karakter, pola pikir, dan etika kerja sebagai abdi negara dan abdi masyarakat mulai dibentuk.”
Menurutnya, birokrasi di era modern menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan publik yang cepat dan responsif bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Karena itu, CPNS dituntut tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga integritas yang tak tergoyahkan.
“Saudara-saudari adalah bagian dari generasi baru birokrasi Fakfak,” kata Samaun. “Generasi yang harus mampu menjawab tantangan zaman dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.”
Ia berharap melalui Latsar ini para peserta mampu memahami nilai-nilai dasar ASN, menumbuhkan disiplin dan integritas, meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, serta yang paling utama memiliki semangat melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
Penekanan pada aspek pelayanan bukan tanpa alasan. Kepercayaan publik terhadap birokrasi, kata Samaun, dibangun dari kerja-kerja nyata yang bersih dan bertanggung jawab.
Karena itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga netralitas ASN, menjunjung tinggi etika birokrasi, serta menghindari segala bentuk penyimpangan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat.
Di hadapan para peserta, ia juga menggarisbawahi pentingnya kearifan lokal Fakfak sebagai pijakan dalam bekerja. Kekayaan budaya daerah harus menjadi energi moral dalam menjalankan tugas pemerintahan.
ASN, menurutnya, bukan sekadar pelaksana kebijakan, tetapi agen perubahan yang membawa inovasi dan energi positif dalam setiap lini pelayanan publik.
Pelatihan dasar ini akan berlangsung melalui tahapan pembelajaran klasikal dan aktualisasi di unit kerja masing-masing. Para widyaiswara dan instruktur diharapkan tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter aparatur yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Menutup sambutannya di Aula Politeknik Negeri Fakfak, Bupati Samaun Dahlan secara resmi membuka Pelatihan Dasar CPNS Kabupaten Fakfak Tahun 2026. Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab, dan semangat untuk terus belajar.
Di aula itu, langkah awal para calon abdi negara dimulai. Dari ruang pendidikan itulah, masa depan pelayanan publik Fakfak perlahan dirajut dibangun di atas disiplin, integritas, dan tekad untuk mengabdi.
Writter : Den | Editor : Den

























Komentar via Facebook