Wabup Maluku Tenggara: Perang Melawan Stunting Tidak Bisa Ditanggung Pemerintah Sendiri, Semua Pihak Harus Bergerak Langgur, Kabarsulselindonesia.web.id – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menegas

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 28 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Wabup Maluku Tenggara: Perang Melawan Stunting Tidak Bisa Ditanggung Pemerintah Sendiri, Semua Pihak Harus Bergerak  Langgur, Kabarsulselindonesia.web.id – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menegas

Wabup Maluku Tenggara: Perang Melawan Stunting Tidak Bisa Ditanggung Pemerintah Sendiri, Semua Pihak Harus Bergerak

Langgur, Kabarsulselindonesia.web.id – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting tidak boleh hanya menjadi beban pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, hingga keluarga untuk memastikan lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Bupati Maluku Tenggara, Carlos Javier Rahantoknam, S.H., M.Kn, saat membacakan sambutan tertulis Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun pada kegiatan Sosialisasi Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang dihadiri Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN) Provinsi Maluku, Dr. Eddy Setiawan, beserta jajaran.28/07/2026

Dalam sambutannya, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku yang memilih Maluku Tenggara dan Kota Tual sebagai daerah tujuan awal setelah bertugas di Provinsi Maluku.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara mengungkapkan bahwa prevalensi stunting berdasarkan data yang dimiliki pemerintah daerah telah mengalami penurunan signifikan. Dari sekitar 14 persen pada tahun 2024, kini turun menjadi 10,25 persen. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, namun pemerintah menegaskan perjuangan belum selesai.

"Menurunkan angka stunting saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah memastikan tidak lahir lagi kasus-kasus stunting baru. Pencegahan harus menjadi prioritas utama," demikian pesan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), BUMN, BUMD, pemerintah desa, sektor swasta, organisasi masyarakat, hingga warga yang memiliki kemampuan ekonomi untuk mengambil peran sebagai Orang Tua Asuh bagi anak-anak yang berisiko mengalami stunting.

Menurut pemerintah daerah, persoalan stunting bukan sekadar isu kesehatan, tetapi menyangkut kualitas sumber daya manusia dan masa depan daerah. Upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui pemenuhan gizi, pendampingan keluarga, serta penguatan pola asuh yang baik.

Selain memperkuat aspek gizi, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara juga menyoroti pentingnya kehadiran seorang ayah dalam proses tumbuh kembang anak melalui Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).

Melalui program tersebut, pemerintah ingin mengubah paradigma lama yang menempatkan pengasuhan anak hanya sebagai tanggung jawab ibu. Seorang ayah, menurut pemerintah, harus hadir sebagai pendidik, pelindung, sekaligus teladan utama di dalam keluarga.

"Perubahan besar selalu diawali dari langkah-langkah kecil. Mengantar anak ke sekolah, meluangkan waktu bermain bersama anak, hingga ikut memberi makan anak merupakan bentuk nyata keterlibatan seorang ayah dalam membangun keluarga yang sehat dan berkualitas," demikian isi sambutan Bupati.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung seluruh program percepatan penurunan stunting melalui penguatan koordinasi lintas sektor. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, kepala desa, tenaga kesehatan, serta kader di tingkat desa diminta memperkuat sinergi agar program berjalan efektif, terukur, dan tepat sasaran.

Di akhir sambutan, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap dukungan dan pendampingan dari BKKBN Provinsi Maluku terus berlanjut sehingga berbagai program pembangunan keluarga dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat serta mewujudkan generasi emas Indonesia di Kabupaten Maluku Tenggara.

Kegiatan sosialisasi Program GENTING dan GATI secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Maluku Tenggara mewakili Bupati, sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan keluarga dan menekan angka stunting secara berkelanjutan.

Editor: Bruce Elang