Wali Kota Bodewin Wattimena Resmi Buka DPRD Expo 2026 — Perkuat Ekonomi Kerakyatan Dan Pelayanan Publik Jelang HUT ke-451 Ambon

Avatar photo

Kabar Sulsel - Admin

, 02 September 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Wali Kota Bodewin Wattimena Resmi Buka DPRD Expo 2026 — Perkuat Ekonomi Kerakyatan Dan Pelayanan Publik Jelang HUT ke-451 Ambon

AMBON,Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, secara resmi membuka DPRD Kota Ambon Expo 2026 di Halaman Kantor DPRD Kota Ambon, Rabu (2/9/2026). Kegiatan ini digelar lima hari menjelang peringatan HUT Kota Ambon ke-451 pada 7 September 2026.

Hadir dalam pembukaan Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Ambon, unsur Forkopimda, Kapolresta, Komandan Satuan Pengamanan Pantai Koderal X Ambon, Perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Ambon, Sekretaris Kota Ambon, Kepala OJK Maluku, Ketua DPD Lasqi Nusantara Jaya Kota Ambon, perwakilan Kemenkumham Maluku, perwakilan Direktur Bank Maluku, Ketua MUI, Ketua Klasis, Staf Ahli, Asisten, Pimpinan SKPD, serta Camat, Lurah, Kepala Desa, dan Raja se-Kota Ambon.

Mengawali sambutan, Wali Kota mengajak seluruh hadirin bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kesempatan berkumpul. Ia menegaskan, perayaan HUT Kota Ambon bukan sekadar perayaan, melainkan momen untuk mengevaluasi perjalanan kota sekaligus merencanakan langkah ke depan.

"Kita diperhadapkan dengan tantangan luar biasa. Jika tidak mampu kita identifikasi dan cari solusinya, kota ini akan sulit maju. Karena itu, Pemkot Ambon bersama DPRD memutuskan menggelar kegiatan yang memberi dampak nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Wali Kota menekankan dua hal utama yang menjadi fokus Pemkot Ambon:

1.Penguatan Ekonomi Kerakyatan Melalui UMKM

"Ambon bukan Weda, bukan Morowali, bukan Buru. Sumber daya alam kita terbatas. Karena itu, jalan kita adalah penguatan ekonomi kerakyatan lewat UMKM."

Wali Kota menyoroti capaian prestasi Kota Ambon yang baru saja menerima Penghargaan Literasi Keuangan dari OJK Pusat dan Pemerintah Pusat, sebagai bukti komitmen membangun pemahaman dan inklusi keuangan masyarakat.

"Tugas pemerintah adalah memfasilitasi: berikan ruang nyaman, kemudahan, akses pasar, modal, dan peluang ekspor. Di tengah banyak perusahaan yang PHK dan tutup, UMKM tetap eksis. Karena itu, terus berikan ruang bagi mereka — di situlah kemandirian masyarakat kita."

2.Pelayanan Publik yang Mudah, Cepat Dan Terbuka

"Pemerintah dituntut memberikan pelayanan yang mudah, cepat, responsif, dan terbuka. Mall Pelayanan Publik hampir selesai, akan segera beroperasi untuk mempercepat tata kelola pelayanan."

Kehadiran Kemenkumham, Imigrasi, Kejaksaan Negeri, Balai POM, dan layanan sertifikasi halal dalam Expo ini dinilai sebagai wujud nyata upaya mempermudah akses publik sekaligus mendukung pelaku UMKM. Wali Kota juga mengingatkan DPRD untuk senantiasa membuka diri — kantor ini adalah rumah rakyat, tempat menyampaikan keluh kesah.

Di akhir sambutan, Wali Kota menyampaikan harapan agar DPRD Expo terus berkelanjutan dan menjadi teladan bagi pihak lain. Ia juga berharap OJK, perbankan, dan lembaga keuangan dapat menyelenggarakan Expo serupa demi keberlangsungan UMKM.

"Saya ingatkan sekali lagi: kita buat Expo ini bukan sekadar orang datang melihat barang. Tujuannya adalah memberi nilai tambah bagi pelaku UMKM. Kalau datang hanya bilang 'bagus-bagus' lalu pergi, itu bukan Expo. Mari belanja, dukung produk lokal karya anak daerah sendiri!" tegasnya.

Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Wali Kota Bodewin M. Wattimena secara resmi menyatakan DPRD Kota Ambon Expo 2026 dibuka secara resmi.

(M.N)