Workshop “PKM Penerapan Sistem Monitoring dan Pengontrolan Pengisian Tandon Air Digelar di SMKN 2 Makassar”
Kabarsulsel-Indonesia.web.id. Makassar, 31 Agustus 2026 — Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan judul “PKM Penerapan Sistem Monitoring dan Pengontrolan Pengisian Tandon Air di SMKN 2 Makassar” dilaksanakan di SMKN 2 Makassar sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan sistem pengisian dan ketersediaan air di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala SMKN 2 Makassar, Bapak Mansyur, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Plt. Rektor UNM, ibu Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum. yang telah memilih SMK Negeri 2 Makassar sebagai salah satu mitra pada kegiatan PKM yang dilakukan oleh UNM. Pelaksanaan kegiatan PKM ini dinilai sangat bermanfaat bagi sekolah, khususnya dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru terhadap penerapan teknologi monitoring dan pengontrolan berbasis sistem otomatis.
Kegiatan PKM ini diketuai oleh Fadhlirrahman Baso, S.Pd., M.Pd., dengan melibatkan dua orang dosen pengabdi, yaitu Ainun Nida Rifqi, S.Psi., M.Psi.T. dan Dyah Darma Andayani, ST., M.Tel.Eng. Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru dari tiga program keahlian yang memiliki keterkaitan erat dengan penerapan teknologi monitoring, kontrol, jaringan, dan sistem kelistrikan, yakni Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), serta Teknik Elektronika Industri (ELIND).
Pelaksanaan PKM difokuskan pada pengenalan dan penerapan sistem monitoring serta pengontrolan pengisian tandon air yang dapat membantu sekolah dalam memantau kondisi ketersediaan air sekaligus mengendalikan proses pengisian tandon secara lebih efektif dan efisien. Melalui sistem yang dikembangkan, kondisi ketinggian air pada tandon dapat dipantau menggunakan perangkat sensor. Informasi dari sensor tersebut kemudian dapat dimanfaatkan sebagai dasar untuk mengendalikan perangkat pengisian air, seperti pompa, secara otomatis sesuai dengan kondisi atau batas ketinggian air yang telah ditentukan.
Penerapan sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi terhadap berbagai permasalahan yang sering terjadi dalam pengelolaan tandon air, seperti pompa yang terlambat dimatikan, tandon yang mengalami kekurangan air, maupun penggunaan energi listrik dan air yang kurang efisien. Selain menghasilkan solusi teknologi yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah, kegiatan PKM ini juga diarahkan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memahami teknologi monitoring dan pengontrolan berbasis digital.
Para peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, tetapi juga diarahkan untuk memahami mekanisme kerja sistem, komponen yang digunakan, proses integrasi perangkat, serta cara melakukan monitoring dan pengontrolan sistem. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong guru untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih kontekstual dengan menghubungkan materi yang diajarkan di kelas dengan kebutuhan dan permasalahan nyata di lingkungan sekolah maupun dunia industri.
Dengan demikian, hasil kegiatan PKM tidak berhenti pada penerapan sistem di sekolah, tetapi juga dapat menjadi sumber pembelajaran bagi peserta didik pada program keahlian TJKT, TITL, dan ELIND.
Tim pengabdi berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi SMKN 2 Makassar dalam mengembangkan berbagai inovasi berbasis teknologi untuk mendukung pengelolaan sarana dan prasarana sekolah.
Kegiatan PKM ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan dalam menghasilkan inovasi yang memiliki manfaat langsung bagi lingkungan pendidikan. Kolaborasi tersebut tidak hanya memberikan transfer pengetahuan dan teknologi kepada guru, tetapi juga membuka peluang pengembangan berbagai proyek inovatif yang dapat melibatkan peserta didik.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, sekolah diharapkan semakin mampu memanfaatkan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan nyata sekaligus memperkuat karakter pendidikan vokasi yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.
Melalui “PKM Penerapan Sistem Monitoring dan Pengontrolan Pengisian Tandon Air di SMKN 2 Makassar”, tim pengabdi berharap teknologi yang diperkenalkan dapat memberikan manfaat nyata bagi sekolah serta menjadi inspirasi untuk pengembangan berbagai inovasi teknologi lainnya di lingkungan pendidikan kejuruan. (Hj.Zaenab)

























Komentar via Facebook